logo rilis
Pendaftaran Data Nasabah Tak Menyulitkan
Kontributor
Nailin In Saroh
14 Februari 2018, 19:59 WIB
Pendaftaran Data Nasabah Tak Menyulitkan
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama mengklaim tidak akan mempersulit proses pendaftaran lembaga keuangan terkait Peraturan Dirjen Pajak No. 04/PJ/2018.

Dia meyakini, setiap lembaga keuangan memiliki waktu cukup untuk melaporkan data nasabah sebelum akhir Februari 2018. 

Sebab, permintaan kepada lembaga keuangan untuk mendaftar sudah ada sebelum Perdirjen Pajak No. 4 Tahun 2018 ini dikeluarkan, yakni PMK No. 70 dan 73 tahun 2017. 

"Sebenarnya dalam konteks pendaftaran tidak rumit, formulirnya simple. Ini seperti mendaftar NPWP saja, jadi tidak rumit, waktunya juga cukup, dan kami minta KPP mengundang jasa keuangan di masing-masing daerah," jelas Hestu Yoga di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

Selain itu, lanjutnya, Ditjen Pajak juga tidak akan memberikan sanksi bagi lembaga keuangan yang belum juga mendaftar hingga batas akhir.

Sanksi tersebut, kata dia, akan diberikan bila lembaga keuangan diketahui tidak melaporkan data rekening nasabah dengan deadline akhir April 2018.

"Ketika mereka seharusnya melaporkan saldo rekening yang jatuh tempo akhir April atau 1 Agustus untuk yang internasional, dan mereka tidak melakukan, di UU No. 9, sanksinya ada pidana 1 tahun dan denda 1 miliar," ujarnya.

Meski tidak memberikan sanksi, Hestu Yoga tetap mengajak setiap lembaga keuangan untuk terlibat aktif untuk mendaftar sebagai bentuk dukungan pada keikutsertaan Indonesia dalam AEoI.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)