logo rilis

Menyusul BBM, Jargas Satu Harga Tengah Dikaji
Kontributor
Nailin In Saroh
13 Februari 2018, 01:01 WIB
Menyusul BBM, Jargas Satu Harga Tengah Dikaji
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Komisi VII DPR RI dan Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) sepakat melakukan kajian mendalam terhadap pengaturan harga jaringan gas (jargas) rumah tangga satu harga. Pengaturan ini, dinilai bakal menciptakan keadilan sebagaimana diterapkannya kebijakan Bahan Bakar Minyak (BBM) satu harga.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Herman Khaeron pun mendorong Kementerian ESDM untuk segera mengkaji kebijakan Jargas satu harga tersebut.

"Komisi VII DPR sepakat dengan pelaksana tugas (Plt) Dirjen Migas Kementerian ESDM, SKK migas, BPH Migas, untuk membuat kajian terkait jaringan gas rumah tangga satu harga," ujar Herman saat membacakan kesimpulan rapat di ruang Komisi VII DPR RI, Gedung Nusantara I Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (12/2/2018).

Dia menegaskan, kesimpulan yang diambil saat ini adalah keputusan mutlak yang harus dilaporkan dan dapat dievaluasi dalam rapat kerja selanjutnya. "Kesimpulan ini mengikat, dan kita nanti akan evaluasi kesimpulan tersebut," tegas Politikus Demokrat itu.

Sementara, Plt Direktur Jenderal Migas, Ego Syahrial mengaku pihaknya siap melakukan kajian mendalam terkait pengaturan tersebut. Hasil kajian ESDM, kata dia, akan dilaporkan secara tertulis sebelum dibahas dalam rapat kerja dengan DPR selanjutnya.

"Memang, saya sedang mengkaji harga gas untuk Jargas satu harga di seluruh Indonesia, kami nanti akan lakukan jawaban tertulis dulu," kata Ego.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)