logo rilis
Kubu Prabowo-Sandi Akan Laporkan KPU ke DKPP soal Kasus Salah Input C1
Kontributor
Zulhamdi Yahmin
19 April 2019, 18:02 WIB
Kubu Prabowo-Sandi Akan Laporkan KPU ke DKPP soal Kasus Salah Input C1
Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M Taufik. FOTO: RILIS.ID/Zulhamdi Yahmin

RILIS.ID, Jakarta— Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi, DKI Jakarta, akan melaporakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan KPU Jakarta Timur ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Pelaporan itu terkait dengan kasus salah input data form C1, di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 93, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur. 

Ketua BPP DKI Prabowo-Sandi, Muhamad Taufik, mengatakan, kasus yang terjadi di TPS 093, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur itu tidak wajar. Bahkan, menurutnya, terlihat jelas unsur kesengajaan untuk mengurangi suara pasangan Prabowo-Sandi. 

’’Masak dalam scan C1 yang diunggah, suara Jokowi-Ma'ruf 47, sementara Prabowo-Sandiaga 162 suara. Tapi data yang diinput KPU, suara Jokowi-Ma'ruf naik menjadi 180, untuk Prabowo-Sandiaga menyusut jadi 56 suara. Ini namanya pelanggaran pemilu. Kami akan laporkan ke DKPP dan polisi,’’ kata Taufik di Seknas Prabowo-Sandi, Menteng, Jakarta Pusa, (19/4/2019).

Ketua Seknas Prabowo-Sandi itu menegaskan, cara-cara membolak-balikan data input adalah kotor dan merugikan pasangan capres-cawapres nomor urut 02 tersebut. Mestinya, tegas dia, KPU sebagai penyelenggara pemilu tak boleh memihak. 

Taufik menilai, apa yang terjadi di TPS 93, Kelurahan Bidara Cina, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur itu merupakan pelanggaran yang tak bisa ditolerir. 

Bila tidak ketahuan, imbuh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra DKI itu, maka KPU berhasil melakukan mark-up suara untuk pasangan 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. 

’’Sangat berani ini KPU melakukannya. Bagi saya, ini tak bisa diterima begitu saja, alasan salah input. Ini kesengajaan. Kami, akan laporkan ke DKPP dan pidanakan,’’ tandasnya. 




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID