logo rilis
Kelas Menengah Jadi Target Peredaran Narkoba, Ini Alasannya
Kontributor
Afid Baroroh
13 Februari 2018, 03:03 WIB
Kelas Menengah Jadi Target Peredaran Narkoba, Ini Alasannya
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Pengamat Sosial Universitas Indonesia (UI) Devie Rachmawati, menilik adanya pengaruh sosial pada masyarakat menengah, menyebabkan Indonesia menjadi market point (pangsa pasar) bagi peredaran narkoba.

Menurutnya, faktor penduduk yang besar dan kemajuan ekonomi yang membaik, menyebabkan kelas menengah tumbuh sangat pesat. Namun, di saat bersamaan, kelas menengah jadi sasaran konsumsi, bahkan sampai pada narkoba. Hal tersebut diasumsikan, karena kelas menengah memiliki kapasitas ekonomi yang baik. 

“Mereka tentu diharapkan menjadi salah satu kontingen dari salah satu produk narkoba,” katanya kepada rilis.id di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Dia juga menuturkan, alasan pemuda menjadi target narkoba, karena  usia muda memiliki potensi konsumsi narkoba lebih lama. Artinya, supply akan terpenuhi sesuai usia mereka, dengan harapan hidup yang lebih panjang.

“Peluang mereka menjadi konsumen juga lebih besar. Karenanya, perlu ada edukasi secara berkala terkait bahaya narkoba," ungkap Devie.

Menurutnya, pebisnis bawah tanah tersebut telah mempromosikan barang haram dengan berbagai cara. “Pengedarnya tidak tampil sebagai bak penjahat, tapi mereka tampil sebagai sahabat,” tandasnya.
 

Editor: Intan Nirmala Sari


500
komentar (0)