logo rilis
Kasus Adelina, Polda NTT Tahan Tiga Pelaku
Kontributor
Kurniati
20 Februari 2018, 16:09 WIB
Kasus Adelina, Polda NTT Tahan Tiga Pelaku
Adelina yang tidur di teras bersama anjng majikannya. FOTO: Istimewa

RILIS.ID, Kupang— Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Timur menahan tiga orang yang terlibat dalam kasus perdagangan orang (human trafficking) yang menimpa Adelina Sau, buruh migran asal Desa Abi, Kecamatan Oenino, Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Adelina meninggal akibat penyiksaan dan perlakuan secara tidak manusiawi oleh majikan di tempat kerjanya di Penang, Malaysia.

"Tiga pelaku sudah kami tahan dan kami akan kembangkan terus siapa yang paling bertanggung jawab dalam kasus Adelina ini terutama dari PJTKI yang merekrutnya," kata Kapolda NTT, Irjen Polisi Raja Erizman di Kupang, Selasa (20/2/2019).

Adelina dilaporkan meninggal dunia pada Minggu (11/2) dan jenazahnya telah dipulangkan ke daerah asal melalui Kupang pada Minggu (17/2).

Terhadap kasus itu, pihak kepolisian setempat terus melakukan pengusutan untuk menindak oknum-oknum yang terlibat dalam perdagangan manusia yang berujung pada meninggalnya Adelina Sau.

"Kami akan kejar terus oknum-oknum yang bertanggung jawab atas kasus ini termasuk PJTKI yang merekrutnya," katanya.

Raja Erizman memastikan, pengusutan kasus itu juga akan dilakukan hingga ke Blitar, Jawa Timur, yang diinformasikan sebagai tempat pembuatan paspor palsu yang dikantongi Adelina Sau untuk bekerja di negeri jiran Malaysia.

Tiga pelaku yang sudah ditangkap itu, lanjutnya, merupakan para perekrut yang beroperasi di Nusa Tenggara Timur.

"Kami akan selidiki lagi bagaimana peran masing-masing perekrut ini kemudian kaitannya dengan pihak perusahaan perukrut dan seterusnya," katanya.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)