logo rilis

KPK Segera Umumkan Tersangka Baru Kasus Bakamla dalam Waktu Dekat
Kontributor
Tari Oktaviani
13 Februari 2018, 19:52 WIB
KPK Segera Umumkan Tersangka Baru Kasus Bakamla dalam Waktu Dekat

RILIS.ID, Jakarta— Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah mengatakan, pihaknya akan segera mengumumkan status tersangka baru di kasus dugaan pengadaan suap proyek satelit Bakamla RI dalam waktu dekat.

Adapun tersangka tersebut, dikabarkan berasal dari kluster di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Pimpinan KPK sendiri hanya menyebut seseorang dengan inisial FA. Saat dikonfirmasi apakah FA tersebut ialah anggota DPR Komisi I DPR Fayakhun Andriadi, Febri belum mau membenarkannya.

"Memang benar ada proses pengembangan perkara yang kita lakukan dalam kasus Bakamla. Beberapa saksi termasuk yang bersangkutan (Fayakun) sendiri pernah kita panggil dan kita undang datang ke KPK untuk dilakukan proses pemeriksaan," kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Kendati demikian, terkait dengan posisi seseorang sebagai tersangka menurut Febri, sudah pasti akan diumumkan melalui konfrensi pers secara resmi.

"Nah hasil dari proses pengembangan perkara atau penyelidikan tersebut apa tentu nanti akan kami sampaikan juga kepada publik pada saat yang tepat agar informasinya bisa diterima secara lebih lengkap," jelas Febri.

Sebelumnya, sebelum RDP dengan DPR, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan tersangka baru kasus bakamla berinisial FA. "Ya kalau (sudah masuk) penyidikan ya tersangka lah," kata Agus di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (13/2).

Diketahui, Fayakhun Andriadi diduga ikut berperan aktif mengatur pembahasan anggaran Bakamla di Komisi I DPR. Hasilnya, ia menerima suap 900.000 dolar AS (Rp11,7 miliar kurs 1 dollar AS=Rp13.000) dari proyek pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI.

Hal itu terungkap dalam persidangan untuk terdakwa Kepala Biro Perencanaan dan Organisasi Bakamla, Nofel Hasan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Rabu (10/1).

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)