logo rilis
Indonesia Tindak Lanjut Bangun Pesantren di Filipina
Kontributor
Syahrain F.
14 Februari 2018, 18:57 WIB
Indonesia Tindak Lanjut Bangun Pesantren di Filipina
Menlu RI Retno Marsudi. FOTO: RILIS.ID/Syahrain F.

RILIS.ID, Jakarta— Indonesia menindaklanjuti kunjungan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi pada awal Januari lalu mengenai pembangunan institusi pendidikan Islam di wilayah selatan Filipina. 

Menlu Retno menyampaikan, melalui pendidikan Islam, Indonesia berharap dapat berpartisipasi dalam upaya memajukan perdamaian di sejumlah kota Filipina yang banyak dirundung konflik.

"Salah satu unsur yang penting dalam mendorong nilai kedamaian Islam adalah melalui pendidikan. Pendidikan dapat mencegah kemiskinan dan potensi konflik," ucap Retno dalam loka karya Kerja Sama Pendidikan Islam, di Hotel Borobudur, Jakarta, Rabu (14/2/2018).

"Pendidikan juga menjadi kunci terbebasnya manusia dari kebodohan dan kemunduran," lanjutnya.

Secara spresifik, Retno menjelaskan, konsep institusi pendidikan Islam yang akan dibangun akan menyeleraskan antara nilai-nilai Islam dan pengetahuan kontemporer.

"Institusi pendidikan Islam (yang akan dibangun) tidak hanya kuat dalam mengajarkan nilai-nilai Islam, tetapi juga harus mendidik mereka dengan pengetahuan dan keahlian yang menunjang mereka untuk bersaing di dunia profesional," jelas Retno.

Dalam prosesnya, Indonesia melibatkan peran berbagai pihak dari mulai masyarakat sipil, ulama, pemuka agama, dan organisasi keislaman. Organisasi besar seperti Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama juga diikutsertakan dalam upaya tersebut.

"Kita harus menunjukkan bahwa pesantren dan madrasah adalah peradaban Islam di masa lalu, masa kini, dan masa depan," ucap Retno.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)