logo rilis
Fadli Zon Nobar G30S/PKI di Bogor, Ini Alasannya...
Kontributor

27 September 2018, 20:30 WIB
Fadli Zon Nobar G30S/PKI di Bogor, Ini Alasannya...
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon akan nonton bareng (Nobar) film G30/PKI di daerah pemilihannya. Bahkan, Fadli telah menyiapkan beberapa spot atau titik bagi masyarakat yang ingin menonton G30S/PKI.

“Ada di beberapa posko saya di Bogor untuk nobar G30S/PKI, seperti di Cibinong dan beberapa tempat lainnya untuk acara nobar. Saya sudah siapkan jauh-jauh hari,” kata Fadli usai menerima Relawan Warga Nasional di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/9/2018).

Katanya, euforia terhadap bahaya laten komunisme masih tinggi. Sehingga nonton bareng G30S/PKI masih diminati warga.

“Nobar ini bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat tentang bahaya dan ancaman komunis yang pernah melakukan pemberontakan di Indonesia,” kata Fadli.

Ia juga mengikuti anjuran mantan Panglima TNI Jenderal Purn TNI Gatot Nurmantyo agar masyarakat menonton film G30S/PKI.

“Anjuran yang baik tentang nobar G30S/PKI harus diikuti seperti yang disampaikan pak Gatot Nurmantyo. njuran yang tidak baik, tak perlu kita ikuti,” kata Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Din Syamsuddin juga menyerukan supaya masyarakat bisa menonton fim Penghianatan G30S/PKI.

Din juga menyampaikan ormas Islam, dan TNI bisa menggelar acara nonton bareng alias nobar film yang diproduksi era Orde Baru tersebut.

"Kami serukan masing-masing ormas Islam, keluarga besar bangsa lain, dan TNI saya kira sangat relevan menonton film itu," ujar Din di Kantor MUI, Jalan Proklamasi, Jakarta, Kamis (26/9) kemarin.

Menurut Din, masyarakat perlu mengetahui sejarah bangsa Indonesia dalam melawan PKI di masa lalu. Sehingga tidak ada salahnya menonton dan menggelar nobar film Penghianatan G30S/PKI.

"Ini dalam rangka tidak melupakan sejarah. Maka tetap relevan untuk tonton film G30S/PKI. Sebagai yang ada di masa lampau," katanya.

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini mengatakan, para generasi muda juga untuk tidak melupakan sejarah di masa lalu. Terlebih dia meminta kesalahan PKI di masa lalu juga perlu dimaafkan.

"Supaya tidak melupakan sejarah, memang kita harus maafkan kesalahan. Tapi tidak boleh dilupakan," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan Din, pihaknya juga akan mengusulkan supaya MUI bisa menggelar nobar menonton film Penghianatan G30S/PKI. Kalau perlu nobar itu di tempat-tempat umum. Sehingga jangan hanya melakukan nobar dalam ajang Piala Dunia saja.

Bahkan dia mendukung apabila nantinya pemerintah memprakarsai adanya nobar film tersebut. Misalkan nobar dilakukan di beberapa pusat perbelanjaaan.

"Iya saya kira diusulkan ya (usulan ke MUI) dan saya kira baik‎ sekali, karena untuk generasi muda agar jangan abai," pungkasnya.

 

Editor: Elvi R




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID