logo rilis

Crane di Matraman Ambruk, Wali Kota Jaktim Siap Fasilitasi Korban Tewas
Kontributor

04 Februari 2018, 14:20 WIB
Crane di Matraman Ambruk, Wali Kota Jaktim Siap Fasilitasi Korban Tewas
Crane di Matraman Ambruk. FOTO: RILIS.ID/Afid Baroroh

RILIS.ID, Jakarta— Crane di lokasi pengerjaan proyek double track kereta api di Matraman, Jatinegara, Jakarta Timur, ambruk.

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengimbau agar perusahaan mengutamakan kesehatan, keselamatan dan kesejahteraan (K3). 

"Semua prusahaan proyek kan sudah ada standarnya. Mereka juga sudah bekerja sama pihak asuransi harus dipatuhi. Contohnya K3 itu harus dipenuhi ya," ujar dia di Jalan Matraman Raya, RW 06, Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur, Minggu (4/2/2018).

Mengingat bahwa garapan proyek itu 24 jam, dia juga mengimbau pihak prusahaan memperhatikan kondisi pekerja, agar jangan terlalu dipaksakan. Sedangkan, bila korban adalah warga Jakarta Timur, pihak pemerintah akan memfasilitasinya. 

"Jadi wali kota nanti memfasilitasi, seandainya korban warga kita (Jaktim) membutuhkan pemakaman, ya nanti kita fasilitasi, termasuk BPJS bila ada kesulitan, kita bantu," ujar dia. 

Namun, jika korban berasal dari luar Jakarta Timur, maka sudah menjadi tanggung jawab perusahaan. Pemerintah kota, kata dia, hanya memfasilitasi untuk warga Jakarta Timur saja. 

Sebelumnya, Camat Jatinegara Abu Bakar memberi keterangan bahwa ada lima korban dalam peritiwa tersebut. Dua orang meninggal di tempat dan tiga dibawa ke rumah sakit.  

"Korban lima orang, dua meninggal di tempat, dan tiga dibawa ke rumah sakit. Nah, dalam perkembangannya yang dua ini meninggal di rumah sakit, di RS Premier dan Hermina. Terus yang satu luka ringan sudah pulang," ujarnya di lokasi kejadian.  
 
Crane yang jatuh diduga Abu, langsung menimpa para pekerja yang ada di bawah. Dia juga menyebut peristiwa crane ambruk tersebut terjadi sekitar pukul 05.00 WIB.

"Kita meninjau lokasi tadi korban sudah dibawa keluar. Polisi sedang olah TKP dari polsek Jatinegara dan Polres. Kejadian sekitar pukul 05.00 WIB," ucap Abu.

Editor:


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)