Bela PDIP, Politisi Hanura Sebut Rocky Gerung Tak Paham Bernegara - RILIS.ID
Bela PDIP, Politisi Hanura Sebut Rocky Gerung Tak Paham Bernegara
Nailin In Saroh
Jumat | 06/12/2019 10.30 WIB
Bela PDIP, Politisi Hanura Sebut Rocky Gerung Tak Paham Bernegara
Politisi Hanura Inas Nasrullah Zubir

RILIS.ID, Jakarta – Pernyataan Rocky Gerung dalam sebuah acara televisi yang menyebut Presiden Joko Widodo tak paham Pancasila membuat pendukung geram. Bahkan, ada yang melaporkan sikap Rocky ke kepolisian. 

Politisi Hanura Inas Nasrullah Zubir menilai justru Rocky Gerung lah yang tidak paham bernegara, sehingga menganggap negara adalah benda abstrak dan barang mati. Padahal, kata Inas, yang namanya negara terdiri dari tanah, rakyat dan pemerintahan.

"Apakah rakyat dan pemerintahan abstrak dan barang mati? Tolong korek dulu otaknya Rocky Gerung kalau masih menganggap rakyat dan pemerintah adalah barang mati!," tegas Inas kepada wartawan di Jakarta, Jumat (6/12/2019).

"Jadi yang namanya ideologi negara adalah ideologi rakyat dan pemerintahan-nya dan kalau di Indonesia namanya Pancasila!," tambahnya. 

Dilain sisi, apabila Rocky Gerung mengaku tidak Pancasialis, sambung Inas, maka artinya bisa tidak ber-Tuhan. "(Rocky) tidak suka persatuan karena hoby-nya mengadu domba karena menyukai perpecahan, atau juga menyukai ketidak adilan!, katanya. 

Inas menambahkan, yang harus dicermati lagi adalah argumen Rocky Gerung yang mengatakan bahwa Pancasila adalah ideologi yang gagal karena saling bertentangan. Padahal menurut banyak ulama Islam di Indonesia, Pancasila sesuai dengan syariat Islam. 

"Maka bisa diartikan bahwa Rocky Gerung telah menodai pendapat ulama-ulama Islam," tandasnya. 

Sebelumnya, anggota DPR dari fraksi PDIP, Junimart Girsang, melaporkan pengamat politik Rocky Gerung lantaran menyebut Presiden Joko Widodo tak paham Pancasila. Junimart secara blak-blakan mengaku tersinggung dengan pernyataan dosen filsafat Universitas Indonesia itu.

“Karena Presiden Jokowi adalah dari PDIP, dan atas seizin pengurus saya akan melaporkan karena sudah menghina simbol negara,” kata Junimart Girsang di acara ILC bertajuk “Maju Mundur FPI”, Selasa (3/12/2019).

 


Bagaimana reaksi anda tentang artikel ini?
500
komentar (0)




2020 | WWW.RILIS.ID