logo rilis
Bagaimana Kabar Kasus Dugaan Korupsi Gubernur Arinal? Ini Kata Kejati Lampung
Kontributor
RILIS.ID
25 Juli 2019, 10:20 WIB
Bagaimana Kabar Kasus Dugaan Korupsi Gubernur Arinal? Ini Kata Kejati Lampung
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman

RILIS.ID, Bandarlampung— Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, Sartono, mengungkapkan perkembangan kasus dugaan penyimpangan APBD 2015 dan penyalahgunaan wewenang yang melibatkan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi. 

Dia memastikan, kasus itu masih di Kejati Lampung lantaran hingga kini tidak ada Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP-3). 

"Saya yang tanda tangan dan sampai dengan saat ini saya belum menandatangani SP-3 kasus itu," kata Sartono di Bandarlampung, Senin (22/7/2019). 

Tim penyidik dari Kejati Lampung sendiri memperkirakan kasus dugaan korupsi yang melibatkan Arinal ketika menjabat Sekda Provinsi Lampung pada 2015 itu telah merugikan negara sebesar Rp480 juta. 

Kejati Lampung hingga kini tengah memastikan kerugian dari selisih besaran honor yang dikeluarkan dengan yang diterima beberapa tim yang dibentuk untuk perda dan evaluasi APBD. 

Sementara untuk unsur pidana berupa perbuatan melawan hukum (PMH), Kejati Lampung masih mendalaminya. 

Dugaan korupsi yang dilakukan Arinal Djunaidi lewat Pergub No 72 Tahun 2014 pada tanggal 29 Desember 2014 itu dilaporkan oleh Masyarakat Transparansi Lampung (MaTaLa). 

MaTaLa menilai Keputusan Gubernur No G/59/B.III/HK/2015 tentang Penetapan Besaran Honor dan Keputusan Gubernur No G/292/BX/HK/2015 tentang Pembentukan Tim itu bertentangan dengan Pergub No 72 Tahun 2014.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID