logo rilis
91 Petugas KPPS Meninggal Dunia, KPU Wacanakan Pilpres dan Pileg Pisah
Kontributor
Nailin In Saroh
23 April 2019, 10:30 WIB
91 Petugas KPPS Meninggal Dunia, KPU Wacanakan Pilpres dan Pileg Pisah
ILUSTRASI: RILIS.ID

RILIS.ID, Jakarta— KPU mewacanakan pemisahan antara pemilu nasional yakni Pilpres dan Pileg untuk DPR dengan pemilu setingkat daerah seperti DPRD dan Pilkada. Usulan ini sebagai evaluasi penyelenggaraan pemilu, lantaran adanya 91 petugas KPPS meninggal dunia akibat kelelahan dari tugas berlipat karena Pemilu serentak, 

"Ada yang mewacanakan ada Pemilu lokal, yang nanti sekali itu adalah Pemilu DPRD provinsi, Pemilu kabupaten/kota, dan Pilkada. Misalnya begitu. Kemudian untuk pemilu nasional DPD, DPR RI, dan presiden," ujar komisioner KPU Ilham Saputra, Senin (22/4/2019).

KPU mengaku akan melibatkan DPR, pemerintah dan masyarakat dalam membentuk format baru pemilihan umum di 2024. Khususnya pemilu legislatif. 

"Sebetulnya bagaimana sih format pemilu yang paling ideal buat kita. Nah, ini kan sedang dikaji bagaimana, nanti DPR juga akan berpikir juga bagaimana kemudian undang-undang ini mengatur sedemikian rupa format pemilu yang ideal untuk pemilu berikutnya. Karena, sekali lagi, juga harus ada UU yang jauh-jauh hari sudah ada mengatur Pemilu 2024," jelasnya.

Senada dengan Ilham, Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, pihaknya mendukung wacana pemisahan Pemilu lokal dan nasional. Meski demikian, wewenang berada di DPR.

"Ada wacana supaya ada Pemilu loka, ada pemilu nasional, tapi sekali lagi KPU dalam posisi melaksanakan undang-undang tidak menafsir menafsirkan undang-undang," tandasnya.

Sebelumnya, KPU menyebut ada 91 orang petugas KPPS meninggal dunia dan 374 lainnya sakit saat bertugas di Pemilu 2019. Bawaslu juga mencatat ada 14 orang Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) yang meninggal dunia. Sementara ada 222 orang lainnya mengalami sakit.

Editor: Sukma Alam




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID