logo rilis
9,1 Juta Pengusaha Kecil dan Mikro Bakal Dapat Modal Kerja Darurat, Segini Jumlahnya...
Kontributor
Elvi R
20 Agustus 2020, 10:00 WIB
9,1 Juta Pengusaha Kecil dan Mikro Bakal Dapat Modal Kerja Darurat, Segini Jumlahnya...
Pedangan kurma menunggu pembeli yang sepi. FOTO: RILIS.ID/Panji Satria

RILIS.ID, Jakarta— Mulai pekan depan pemerintah bakal membagikan modal kerja darurat, yakni bantuan presiden (Banpres) Produktif kepada 9,1 juta pengusaha kecil dan mikro.

Bantuan tersebut, menurut Presiden Joko Widodo, digunakan untuk tambahan modal kerja pada para pengusaha kecil karena dalam masa pandemi seperti saat ini semua juga merasakan kesulitan itu.

“Bukan hanya yang kecil saja. Yang kecil sulit, yang tengah juga sulit, yang gede juga sulit semuanya.  Oleh sebab itu kita harus bekerja lebih keras lagi agar bisa kembali ke situasi normal seperti sebelum pandemi Covid-19,” tutur Jokowi pada acara Pemberian Bantuan Modal Kerja, di Halaman Tengah Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (19/8/2020).

Ia mengatakan, pemberian bantuan diawali kepada para pengusaha yang hadir dalam acara tersebut. Kemudian pembukaan pada minggu depan yang akan ditransfer kepada 9,1 juta pengusaha di seluruh tanah air.

“Di dalamnya ini ada Rp2,4 juta yang bisa Bapak-Ibu pakai untuk tambahan modal kerja darurat dalam masa pandemi ini,” ujar Presiden seraya menunjukkan amplop banpres tersebut.

Kepala Negara menyadari bahwa selama pandemi COVID-19 omset para pedagang mengalami penurunan hampir separuh.

Namun demikian, Presiden sampaikan bahwa keadaannya yang sama juga dialami oleh semua negara karena pandemi COVID-19 ini menimpa 215 negara bahkan ada yang lebih parah dibanding Indonesia.

“Memang ini sebuah cobaan dan ujian untuk kita bersama, tetapi saya meyakini insyaallah kalau kita kerja keras kita akan bisa lepas dari ujian dan cobaan yang diberikan pada kita semuanya,” tandasnya.

Pada bagian akhir sambutan, Jokowi sampaikan akan mengecek kembali nanti setelah satu atau dua bulan berjalan.

“Saya akan cek nanti setelah 1 bulan atau 2 bulan dagangannya tambah ndak, omsetnya tambah ndak. Dan moga-moga semuanya tambah lebih baik, insyaallah,” pungkasnya.

Sebagai informasi pembagian bantuan kali ini terbagi menjadi dua sesi dan dilaksanakan sesuai dengan Protokol kesehatan ketat.

Turut hadir mendampingi Presiden dalam agenda kali ini Mensesneg Pratikno dan MenkopUKM Teten Masduki.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)


2020 | WWW.RILIS.ID