Home » Peristiwa » Dunia

51 Tahanan Politik Rezim Mesir Diadili Tanpa Dihadirkan ke Pengadilan

print this page Kamis, 11/1/2018 | 21:19

Seorang tahanan rezim menghadiri sidang di balik ruang tahanan di Kairo, Mesir, pada 9 Januari 2018. FOTO: Anadolu Agency

RILIS.ID, Kairo— Pengadilan militer Mesir memberikan hukuman lima belas tahun penjara kepada 51 orang anti-kudeta Presiden Abdul Fattah el-Sisi.

Tim kuasa hukum terpidana, Khalid al-Kumi, menyatakan, 51 orang itu telah diadili tanpa dihadirkan secara langsung (in absentia), di pengadilan militer, di Assiut. 

Mereka didakwa melakukan tindakan kekerasan dalam aksi demonstrasi menentang kudeta el-Sisi terhadap presiden Mesir terpilih Mohammad Morsi yang berasal dari jamaah Al-Ikhwanul Muslimun.

Al-Kumi mengatakan, pengadilan memberikan hukuman kepada masing-masing terdakwa 15 tahun penjara dan denda 20 ribu pound Mesir (senilai sekitar US$1.100).

Menurut undang-undang Mesir, para terdakwa dapat mengajukan banding dalam 30 hari kerja.

Setelah tentara mengambil alih kepemerintahan pada Juli 2013 lalu, rakyat Mesir mengggelar aksi demonstrasi besar-besaran ke berbagai kota, terutama di ibu kota Kairo. Banyak dari para demonstran yang kemudian diadili dengan tuduhan penyerangan kantor polisi dan menjadi anggota sebuah organisasi terlarang. Mereka diadili di pengadilan militer di kota Al-Minya.

Organisasi HAM dalam negeri dan internasional mengkritik pemerintah yang mengadili warga sipil di pengadilan militer. 

Penulis Syahrain F.
Sumber Anadolu Agency

Tags:

mesirabdul fattah el-sisi