logo rilis
5.000 CCTV Dipelajari, Mantan Agen Rusia Diracun di Teras Rumah
Kontributor
Syahrain F.
29 Maret 2018, 19:53 WIB
5.000 CCTV Dipelajari, Mantan Agen Rusia Diracun di Teras Rumah
Kepolisian menginvestigasi TKP, di Salisbury, Inggris. FOTO: Reuters/Toby Melville

RILIS.ID, London— Mantan agen Rusia Sergei Skripal dan putrinya Yulia Skripal diperkirakan terpapar gas saraf yang membahayakan nyawa mereka tepat di depan pintu rumah mereka, kata penyelidik yang mendalami kasus peracunan itu pada Rabu (28/3/2018).

Sebuah pernyataan dari Kepolisian Metropolitan London mengatakan, usai pemeriksaan forensik, tim penyelidik yakin keluarga Skripal pertama terpapar zat saraf ketika sedang berada di rumah.

"Spesialis menemukan jumlah besar zat tersebut di pintu depan rumah mereka," bunyi pernyataan tertulis Kepolisian London.

Mantan mata-mata Sergei Skripal (66) dan putrinya Yulia (33), dilarikan ke rumah sakit setelah ditemukan tidak sadarkan diri pada 4 Maret lalu di kota Salisbury, Inggris.

Skripal diberi perlindungan di Inggris setelah pertukaran mata-mata pada 2010 antara AS dan Rusia. Sebelum pertukaran terjadi, ia dikurung di dalam penjara selama 13 tahun karena membocorkan informasi kepada intelijen Inggris.

"Penyelidik akan mendalami pengecekan di rumah selama beberapa pekan ke depan, dan mungkin untuk beberapa bulan," terang penyataan itu.

Mereka juga akan menyapu dan memeriksa kawasan sekitar rumah sebagai bagian dari investigasi itu dan sebagai tindak pencegahan.

"Warga sekitar rumah Skripal akan melihat polisi meneruskan investigasi, namun saya ingin mengatakan kepada mereka bahwa ancaman zat saraf itu tak terlalu mengancam bagi mereka," kata Wakil Asisten Komisioner Dean Haydon.

"Sekitar 250 detektif anti-terorisme akan menyelidiki kasus ini, dibantu oleh ahli dan rekan-rekan mereka," lanjutnya.

Penyelidik harus mempelajari lebih dari 5.000 rekaman CCTV dan lebih dari 1.350 barang bukti.

Sumber: Anadolu Agency


komentar (0)