logo rilis
50 Kilogram Ganja Bermodus Campuran Cabai Gagal Dikirim
Kontributor
Kurniati
04 April 2018, 12:36 WIB
50 Kilogram Ganja Bermodus Campuran Cabai Gagal Dikirim
Ilustrasi narkoba jenis ganja. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma

RILIS.ID, Aceh— Jajaran kepolisian di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh, menggagalkan upaya pengiriman 50 kilogram ganja. 

Polisi juga mengamankan dua tersangka pemilik puluhan kilogram ganja berinisial S, 26 tahun, warga Wih Tenang Toa Kecamatan Permata, Bener Meriah dan IR, 25 tahun, warga Kampung Waq Kecamatan Linge, Aceh Tengah.

"Untuk mengelabui petugas, 50 kilogram ganja tersebut dicampur dalam dua karung cabai serta hendak dikirim dengan bus ke luar Kabupaten Bener Meriah," kata Kepala Bidang Humas Polda Aceh, Kombes Pol Misbahul Munauwar, di Banda Aceh, Rabu (4/4/201

Selain dua tersangka tersebut, kepolisian di Bener Meriah juga memasukan dua nama lainnya dalam daftar pencarian orang atau DPO. 

Kedua DPO tersebut melarikan diri saat penangkapan berlangsung.

Kombes Pol Misbahul Munauwar menyebutkan, digagalkannya pengiriman ganja tersebut berawal dari informasi masyarakat yang mencurigai dua karung berisi cabai, di loket bus Harapan Indah pada 2 April 2018 pukul 20.00 WIB.

"Saat itu, sopir bus Harapan Indah enggan membawa dua karung cabai tersebut karena mencurigai di dalamnya ada barang terlarang. Kemudian, kecurigaan itu dilaporkan ke polisi," ungkap Kombes Pol Misbahul Munauwar.

Beberapa saat kemudian, Kapolsek beserta tiga personel Polsek Bukit, Polres Bener Meriah, dan disaksikan petugas loket bus, memeriksa isi karung tersebut.

Ternyata, kata dia, ditemukan sembilan bal besar ganja. 

Setelah ditimbang, berat keseluruhan tanaman terlarang tersebut mencapai 50 kilogram. 

Polisi langsung mengamankan narkotika tersebut.

Selanjutnya, polisi meminta pemilik atau petugas loket bus menghubungi orang yang mengirim dua karung tersebut. 

Pemilik loket, kata Misbahul Munauwar, mengatakan kepada si pengirim bahwa bus tidak mau membawa dan si pengirim menyampaikan akan mengambil kembali dua karung cabai yang dicampur ganja tersebut. 

"Dari informasi tersebut, petugas kita siaga untuk menunggu si pengirim mengambil barangnya. Namun, hingga Selasa (3/4) pukul 05.00 WIB, yang bersangkutan tidak kunjung datang," kata Kombes Pol Misbahul Munauwar.

Sekitar pukul 08.00 WIB, datang dua orang ke loket bus hendak mengambil dua karung yang hendak dikirim tersebut. Sedangkan dua rekannya menunggu di sebuah minibus.

Seketika itu pula, polisi langsung menangkap kedua orang tersebut. Melihat dua rekannya ditangkap polisi, dua orang yang di minibus langsung melarikan diri.

"Saat ini, kedua tersangka beserta barang bukti diamankan di Mapolres Bener Meriah. Sedangkan dua orang yang kabur tersebut masih dalam pengejaran," kata Kombes Pol Misbahul Munauwar.
 

Sumber: ANTARA


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)