logo rilis
485 Rumah Sakit Terapkan Pendaftaran Online BPJS
Kontributor
Elvi R
28 Maret 2018, 11:57 WIB
485 Rumah Sakit Terapkan Pendaftaran Online BPJS
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza

RILIS.ID, Jakarta— Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyatakan sebanyak 485 rumah sakit di Indonesia kini sudah menerapkan pendaftaran daring (online), baik berbasis website, aplikasi, melalui SMS atau WhatsApp, serta melalui sistem yang terkomputerisasi.

Kepala Humas BPJS Kesehatan Nopi Hidayat mengatakan, hal itu merupakan kabar gembira yang dilaksanakan sesuai dengan amanat dari Presiden Joko Widodo terkait implementasi Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

"Kini yang menjadi tantangan adalah bagaimana meningkatkan pelayanan khususnya di rumah sakit. Berbagai terobosan dan inovasi dalam layanan kesehatan yang sebelumnya belum pernah ada, kini berkembang pesat," ujarnya di Jakarta, Rabu (28/3/2018).

Saat ini, BPJS Kesehatan mencatat sebanyak 121 rumah sakit mengembangkan sistem aplikasi yang dapat diunduh dan pendaftaran melalui website, 135 rumah sakit membuka pendaftaran melalui SMS dan WhatsApp, dan sebanyak 202 rumah sakit sudah menggunakan sistem antrean terkomputerisasi di loket pendaftaran langsung.

Terkait hal tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Jakarta Barat Diah Sofiawati menambahkan, rumah sakit yang berada di wilayah Jakarta Barat, seperti Rumah Sakit Hermina Daan Mogot, Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Rumah Sakit Anak dan Bunda Harapan Kita, dan Rumah Sakit Jiwa Soeharto Heerdjan sudah menggunakan sistem aplikasi yang dapat diunduh, dan pendaftaran melalui website.

Sedangkan Rumah Sakit Pelni, Rumah Sakit Cinta Kasih Tzu Chi, Rumah Sakit Umum Daerah Cengkareng, dan Rumah Sakit Kanker Dharmais membuka pendaftaran melalui SMS maupun telepon.

"Rumah Sakit Pelni juga membuka pendaftaran melalui anjungan mandiri, dan sebanyak 18 rumah sakit sudah menggunakan sistem antrean terkomputerisasi di loket pendaftaran langsung," kata Diah Sofiawati.

Sistem antrean ini sebagian besar memuat informasi dan fasilitas untuk pendaftaran rawat jalan, mengecek ketersediaan kamar, jadwal dokter, alamat dan lain-lain.

Dengan sistem tersebut, peserta JKN-KIS khususnya diharapkan tidak perlu repot mengantre langsung dan menunggu di rumah sakit karena jadwal pelayanan sudah ditetapkan melalui sistem komputerisasi.

BPJS Kesehatan juga sejak 2017 telah mengembangkan aplikasi pencarian fasilitas kesehatan (faskes) bernama aplicare.

Aplikasi berbasis website ini berfungsi mencari lokasi dan informasi tentang faskes yang diinginkan, serta memandu menuju lokasi yang dipilih.

Aplikasi aplicare bisa digunakan untuk seluruh peserta JKN-KIS melalui website resmi BPJS Kesehatan www.bpjs-kesehatan.go.id.


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)