logo rilis
22 Anggota DPRD Sumut Diperiksa KPK
Kontributor
Tari Oktaviani
16 April 2018, 10:45 WIB
22 Anggota DPRD Sumut Diperiksa KPK
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafiz Faza.

RILIS.ID, Jakarta— Sebanyak 22 orang anggota DPRD Sumatera Utara diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan suap. Mereka diperiksa untuk mendalami peran 38 orang rekannya sesama anggota DPRD yang sudah ditetapkan sebagai tersangka di KPK.

"Hal ini merupakan kelanjutan dari pemeriksaan terhadap sekitar 50 saksi sebelumnya. Pemeriksaan dilakukan di markas Brimob Polda Sumut," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Febri berujar, tim terus mendalami dan memilah dugaan penerimaan terhadap 38 anggota DPRD yang sudah ditetapkan sebagai tersangka itu. Terutama hubungannya dengan kewenangan dan periode jabatan masing-masing.

"Diduga penerimaan suap terkait dengan 4 kondisi mulai dari persetujuan laporan pertanggungjawaban Gubernur hingga membatalkan interpelasi DPRD," ungkapnya.

KPK berharap agar ke 22 orang saksi tersebut dapat kooperatif memenuhi panggilan penyidik. "Kami ingatkan agar para tersangka dan saksi dalam kasus ini koperatif agar dapat dipertimbangkan sebagai faktor yang meringankan," tegasnya.

Sebelumnya, KPK menetapkan 38 anggota DPRD Sumatera Utara yang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka diduga menerima uang suap dari mantan Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho, yang masing- masing sebesar Rp 300 juta hingga Rp 350 juta.

Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, uang yang diterima 38 tersangka dari Gatot itu terkait dengan persetujuan laporan pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2012 sampai dengan 2014 dan persetujuan perubahan APBD Provinsi Sumatera Utara tahun anggaran 2013 dan 2014.

Editor: Sukardjito


500
komentar (0)