logo rilis
143,26 Juta Jiwa Gunakan Internet, Kominfo: Peluang Pasar Raksasa
Kontributor
Elvi R
06 Juni 2018, 22:30 WIB
143,26 Juta Jiwa Gunakan Internet, Kominfo: Peluang Pasar Raksasa
Kepala Subdit Peningkatan Kapasitas TIK Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Hari Hartono. FOTO: RILIS.ID/Elvi R

RILIS.ID, Jakarta— Kepala Subdit Peningkatan Kapasitas TIK Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Hari Hartono mengatakan, peluang berjualan menggunakan akses internet atau e-commerce sudah tidak bisa diragukan lagi. Pasalnya, hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menyebut pada 2017 pengguna internet mencapai 143,26 juta jiwa, dari total populasi penduduk Indonesia sebanyak 262 juta jiwa.

"Berarti ini 54,68 persen dari penduduk Indonesia, artinyay setengah dari orang Indonesia menggunakan internet. Maka ada pangsa pasar di sana," ujarnya dalam diskusi Menuju 2020: Indonesia sebagai Ekosistem Digital di ASEAN yang diselenggarakan Indosterling Forum, di Jakarta, Selasa sore (5/6/2018).

Menurutnya, berdasarkan data tersebut Kominfo mendorong Usaha Mikro Kecil Menegah (UMKM) untuk melakukan penetrasi pasar menggunakan internet atau e-commerce. Karena saat ini dari 57,9 juta UMKM hanya sembilan persen yang memiliki kemampuan e-commerce

"Padahal masih bisa dioptimalkan. Apalagi, UMKM berkontribusi sangat besar pada Pendapatan Domestik Bruto (PDB) sebesar 55,6 persen," kata Hari.

Target pemerintah, lanjutnya, sampai 2020 setidaknya ada delapan juta UMKM yang akan Go Digital. Hal ini juga merujuk dari potensi pasar digital dunia yang terus meroket. Potensi pertumbuhan e-commerce dunia mencapai 20,2 persen per tahun. 

"Sedangkan transaksi e-commerce di Indonesia pada 2015 mencapai Rp200 triliun dan diprediksi akan melejit sembilan kali lipat menjadi Rp1.850 triliun pada 2020," jelas Hari.

Hari menyebut, berdasarkan analisa Kominfo, UMKM yang memiliki kemampuan mengelola e-commerce berpotensi naik pendapatannya sekitar 10-12 persen. Efek ini juga dirasakan pada peningkatan PDB sebesar kurang lebih 12 persen.

"Maka jangan ditunda lagi, untuk jualan via online," katanya.

Menurut Hari juga, ada empat alasan mengapa UMKM harus melakukan penetrasi pasar menggunakan internet. Pertama, karena menjangkau pasar yang luas, tidak harus memiliki lokasi tertentu, menghemat biaya, dan potensi pendapatan tak terbatas.


500
komentar (0)