logo rilis

120 Calon dan Pimpinan Pengadilan Ikuti Diklatpim di Bogor
Kontributor
Ning Triasih
12 November 2018, 12:04 WIB
120 Calon dan Pimpinan Pengadilan Ikuti Diklatpim di Bogor
Pendidikan dan Pelatihan Pimpinan Pengadilan di Bogor. FOTO: Pusdiklat MA

RILIS.ID, Jakarta— Pusat Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung RI menggelar diklat bagi para pimpinan pengadilan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat, pada 11-24 November 2018.

Kepala Pusdiklat Manajemen dan Kepemimpinan MA, Edward Simarmata, mengatakan bahwa diklat tersebut diikuti oleh 120 ketua pengadilan dan calon ketua pengadilan dari seluruh Indonesia.

"Diklat Pimdil ini akan melatih dan menambah wawasan peserta  terkait manajemen keuangan pengadilan, teknik penyelesaian perkara, sikap dan retorika, hingga table manner," kata Edward dalam keterangannya yang diterima Rilis.id, Senin (12/11/2018).

Salah seorang peserta yang juga Ketua PN Gunungsugih Kabupaten Lampung Tengah, Syamsul Arief, mengatakan kegiatan ini rutin dilakukan guna meningkatkan kapasitas SDM para pimpinan pengadilan di Indonesia.

"Apalagi peserta dengan penilaian terbaik rencananya akan diberangkatkan untuk diklat level lebih lanjut di Singapura," ujarnya.

Menurut Syamsul, para peserta diklat nantinya akan saling berbagi pengalaman tentang berbagai pengetahuan manajerial dan kepemimpinan di lapangan yang dihadapi masing-masing pimpinan pengadilan di daerah.

Ia berharap para pimpinan pengadilan kelak akan mendapat pengetahuan taktis guna meningkatkan layanan bagi para pencari keadilan.

Sementara peserta lainnya yang juga calon pimpinan Pengadilan Tata Usaha Negara, Teguh Satya Bhakti, mengatakan bahwa pendidikan dan pelatihan pimpinan pengadilan diharapkan akan meningkatkan kapasitas dan kualitas pimpinan pengadilan yang ada.

"Pimpinan pengadilan ke depan adalah pribadi-pribadi yang lengkap, bukan saja mampu dan terampil dalam hal manajemen perkara dan administrasi, tapi juga mampu menghadapi berbagai persoalan yang dihadapi dalam sosial kemasyarakatan," tandas Teguh, hakim muda yang dulu pernah menjadi ketua majelis dalam perkara gugatan TUN Golkar di PTUN Jakarta. (*)

Editor: Sukma Alam


Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)