logo rilis
10 Juta Penduduk Belum Rekam e-KTP, Hampir 7 Juta Pemilih Pemula
Kontributor

20 Juni 2018, 14:40 WIB
10 Juta Penduduk Belum Rekam e-KTP, Hampir 7 Juta Pemilih Pemula
Dirjen Dukcapil Kemendagri, Zudan Arief Fakhrulloh. FOTO: Dok Kemendagri.

RILIS.ID, Jakarta— Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arief Fakhrulloh, merilis data terbaru perekaman KTP elektronik di semua daerah selama lima bulan terakhir.

Ada 807.200 warga yang merekam pada Januari. Lalu, 408.331 (Februari), 1.198.924 (Maret), 1.112.759 (April) dan 732.087 (Mei). Dengan rata-rata perekman 34.074 per harinya.

"Kapasitas maksimal perekaman seluruh Indonesia adalah 327 ribu per hari. Sehingga, kapasitas yang tersedia belum digunakan secara menyeluruh," kata Zudan pada Rabu (20/6/2018).

Menurut dia, andai saja jumlah penduduk yang merekam 100 ribu saja per hari, atau 30 persen dari kapasitas yang ada, maka target perekaman akan selesai Desember 2018.

"Jumlah penduduk yang belum merekam sekitar 10 jutaan, dengan 6,9 juta adalah pemilih pemula, dan sisanya 3 jutaan," tambah Zudan.

Untuk pemilih pemula, kata dia, akan gunakan strategi jemput bola ke sekolah menengah dan pondok-pondok pesantren. Ini efektif, karena mereka tercatat sedang menempuh pendidikan di tingkat SMA/SMK.

Sedangkan, untuk pemilih umum yang masih tiga jutaan ini, kata dia, perlu strategi khusus. Sebab, tidak semua dari mereka proaktif melakukan perekaman, meski sudah dilakukan jemput bola. Jadi, kuncinya adalah inisiatif masyarakat.

"Kantor dinas dukcapil yang melakukan pelayanan di hari libur lebaran sebanyak 244 dinas tersebar di 32 provinsi," ujar dia.

"Ini menggembirakan karena menjadi satu-satunya dinas yang secara massif masih memberikan layanan di hari libur lebaran," tutup Zudan.




Bagaimana menurut anda tentang artikel ini ?
500
komentar (0)





2019 | WWW.RILIS.ID